6 Kucing Langka Yang Terancam Punah Di Indonesia

Beberapa spesies kucing di Indonesia semakin langka! Sebagai negara tropis, kepulauan nusantara tak hanya dihiasi beragam jenis tanaman yang tumbuh liar di dalam hutan, tetapi dihuni oleh kucing liar.

Tentu saja, spesies ini berbeda dari kucing liar/kampung yang biasa ditemukan sekitar tempat tinggal manusia. Ada lima jenis kucing langka di Indonesia, populasi kian menurun karena beberapa faktor seperti rusaknya habitat, putusnya rantai makanan hingga perburuan liar.

1. Kucing Bakau
Bila kucing lainnya paling malas terkena air, maka tidak untuk kucing bakau, bahkan tergolong pandai menyelam di sungai. Kepandaian menyelam bukan karena hobi, tetapi tuntutan kelangsungan hidup.
Kucing Bakau

Bakau menangkap katak dan ikan di sungai sebagai buruan utama. Karena populasi yang semakin menurun setiap tahun, keberadaan kucing bakau dilindungi Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999, jadi tak boleh ditangkap ataupun diburu.

2. Kucing kepala datar
Kucing kepala datar

Kucing liar bertubuh kecil yang tak hanya hidup sekitar hutan Indonesia, tetapi tersebar di sekitar wilayah hutan Malaysia dan Thailand. Sebagai kucing langka di Indonesia, Flat-headed cat hidup sekitar kawasan Sumatera dan Kalimantan.

Keberadaan spesies ini semakin langka sejak tahun 2008, termasuk ke dalam daftar paling dilindungi. Menurut data tahun 2008 milik International Union for Conservation of Nature (IUCN), populasi Flat-headed cat diperkirakan hanya sekitar 2500 ekor saja.

3. Kucing Merah
Namanya terdengar unik, bukan? Tak heran, spesies ini terkenal dengan warna bulu kemerahan. Namun, kucing merah lebih dikenal dengan nama panggilan ‘Bornean Bay Cat’. Tak terdapat di daerah lain selain pulau Kalimantan.

Hingga saat ini, jumlah populasi kucing merah belum diketahui secara pasti, tapi diyakini terus menurun setiap tahun. Bahkan IUCN telah memasukkan spesies ini ke dalam kategori hewan langka yang hampir punah.

4. Kucing Batu
Kucing unik yang lebih banyak menghabiskan waktu berada di atas pohon, spesies ini lebih dipopuler bernama Marbled Cat dan tercatat sebagai salah satu kucing langka di Indonesia. Para pemburu mengincarnya untuk dijual mahal kepada kolektor hewan. Guna mengatasi perburuan liar, pemerintah melindungi kucing batu dalam undang-udang perlindungan hewan langka.

5. Kucing Emas
Penduduk Sumatera sering menyebutnya dengan nama ‘macan kijang’, sedangkan nama beken inggris yaitu Asiatic Golden Cat. Jumlah kucing emas semakin menurun karena perburuan liar.
Beberapa masyarakat mempercayai kekuatan magis kucing emas, perburuan tak hanya untuk pasar gelap saja, namun bertujuan mengambil bagian-bagian tubuh penting seperti kulit, gigi ataupun cakar.

6. Kucing Hutan
Termasuk salah satu kucing langka di Indonesia dan terancam hampir punah akibat rusaknya rantai makanan dan sempitnya habitat asli. Meski tergolong liar, kucing ini termasuk incaran beberapa kolektor yang ingin memelihara satu di rumah. Tak heran bila harganya cukup tinggi di pasar gelap.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments